Perusahaan kami memproduksi bubuk kering semprot untuk komponen struktural keramik berpurity tinggi dan tahan suhu tinggi, dalam kelas seperti 99, 99,5, 99,7, dan 99,8. Produk ini dibuat dari bubuk baku berkualitas tinggi yang diimpor dari Jerman, sehingga menawarkan purity tinggi, ukuran kristal primer yang halus, serta distribusi partikel yang seragam. Proses pembuatan menggunakan teknik pengeringan semprot khusus, sehingga ukuran partikel dikontrol secara presisi. Seluruh proses produksi mematuhi ketat spesifikasi teknis asing mutakhir, dengan pelaksanaan terstandarisasi pada proses krusial seperti ball milling, dispersi, dan penambahan binder.
Spesifikasi Produk Inti (99 / 995 / 997 / 998)
Ukuran Kristal Primer Bahan Baku: ≤0,6 µm
Kandungan Al₂O₃: ≥99–99,8%
Kandungan Impuritas Sangat Rendah: Na₂O≤0,03%, MgO≤0,1%, Fe₂O₃≤0,03%
Densitas Curah: 2,3–2,4 g/cm³
Tekanan Pembentukan: Pembentukan bertekanan rendah (100 MPa)
Jadwal Sintering: 1600°C/2 jam (suhu rendah, durasi singkat)
Densitas Badan Hasil Sintering: ≥3,9–3,93 g/cm³
Tingkat Susut Saat Pembakaran: Dikendalikan secara konsisten dalam kisaran 15%–18%
Sifat Listrik: Konstanta dielektrik dan kehilangan dielektrik mencapai standar yang sama dengan bubuk kering-semprot impor.
Keunggulan dalam Pemrosesan dan Pencetakan
Bubuk kering-semprot menunjukkan:
1.Plastisitas sangat baik untuk pencetakan tekanan rendah
2.Pelepasan udara mudah selama pencetakan tanpa terjadinya delaminasi
3.Konsistensi bubuk lembut dengan aliran tinggi
4.Kekuatan hijau sedang, proses penghilangan pengikat (debinding) mudah selama sintering, bebas dari residu karbon dan bintik hitam
Keunggulan-keunggulan ini dicapai melalui:
Penggunaan aditif pengikat impor berkualitas tinggi.
Pengendalian ketat terhadap homogenisasi, penggilingan bola, dan waktu dispersi.
Mempertahankan lingkungan slurry bersifat asam lemah guna mencapai stabilitas dan keandalan tinggi.
Aplikasi
Digunakan secara luas pada rel panduan keramik, komponen keramik berukuran besar, keramik struktural yang menuntut tinggi, serta bidang terkait.